Penyebab Berkeringat Pada saat Tidur

Gambar Tidur Berkeringat

Gambar Tidur Berkeringat

Penyebab berkeringat pada saat tidur – Mungkin tak sedikit dari kita pernah merasakan saat kondisi terbangun dari tidur dan tampak seluruh badan basah kuyup berkeringat. Dan kita merasakan hal tersebut biasa-biasa saja atau normal normal saja. Namun apabila hal tersebut terjadi berulang kali, ini dapat menunjukan bahwa terdapat gangguan pada tubuh kita, sehingga mebutuhkan pengawasan lebih lanjut lagi.

Penyebab Berkeringat Pada Saat Tidur Secara Umum

1. Temperatur Lingkungan yang Panas
Faktor pertama kenapa seseorang berkeringat pada saat tidur adalah meningkatnya temperatur suhu tubuh yang dapat dikarenakan oleh berbagai sebab. Diantara nya adalah karena memang suhu udara lingkungan / ruangan yang memang tinggi dan mengarah kepada hangat. Ataupun pada saat tidur anda memakai piyama atau pakaian yang tebal, dan juga menggunakan selimut yang cukup tebal, dapat menjadi penyebab seseorang merasa kepanasan dan banjir keringat pada saat tidur.

2. Gangguan Saat TIdur
Gangguan pada tidur juga dapat menjadi penyebab terjadinya banjir keringat pada saat tidur. Contohnya seperti Gangguan tidur seperti sleep apnea (apnea tidur) yang membuat seseorang kesulitan untuk bernapas. Pada saat tidur kita sulit bernapas, maka dibutuhkan pula usaha ekstra untuk bernapas. Hal ini dapat menguras energi ekstra dan membuat tubuh menjadi berkeringat seperti seseorang yang sedang berolahraga.

3. Gelisah yang Berlebihan Pada Anak Anak
Anak-anak, khususnya balita, biasanya mengalami kegelisahan saat tidur dan ini bisa juga membuat napasnya terganggu. Mereka kadang-kadang terbangun dengan bermandikan keringat dan muka yang merah. Jika anak sering mengalami kondisi ini, maka perlu ditinjau lebih lanjut. Ada baiknya untuk berkonsultasi dengan ahli medis di kota anda.

4. Masa Menopause
Wanita dewasa juga bisa mengalami peningkatan keringat saat tidur. Umumnya, yang sering mengalami kondisi adalah wanita yang memasuki usia menopause. Selain itu, risiko untuk mengalami sleep apnea juga ikut meningkat hingga 10 kali lipat dikarenakan hilangnya hormon progeteron dan estrogen. Oleh karena itu, banjirnya keringat saat tidur pada wanita sering dikaitkan dengan menoupause serta memicu sleep apnea.

5. Efek Minum Alkohol
Alkohol ternyata juga dapat memicu tubuh anda berkeringat lebih banyak saat tidur. Hal ini karena alkohol mengandung relaksan otot yang bisa mengganggu saluran nafas bagian atas, memperparah dengkuran, serta memicu sleep apnea. Oleh sebab itu, hindari minuman beralkohol sebisa mungkin.

6. Mimpi Buruk
Faktor lainnya yang dapat memicu seseorang banjir keringat pada saat tidur adalah mimpi buruk. Mimpi buruk yang disebabkan oleh kecemasan bisa saja menimbulkan serangan kepanikan yang menyebabkan berkeringat pada saat tidur. Apabila sering mengalami mimpi buru, terutama dalam kondisi PSTD (post-traumatic stress disorder), segera lakukan perawatan dan konsultasi ke ahlinya yang dapat membantu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *